Jumat, November 24, 2006

Guru SMA Bakti Raih Medali Perak

Senin, 20 Nov 2006
Guru SMA Bakti Raih Medali Perak Lomba Pembuatan Media Pembelajaran

Gunakan Program Macromedia Flash, Sajikan Materi Dalam Bentuk Movie
Dunia pendidikan Ponorogo kembali menorehkan prestasi nasional. Kali ini diraih dua guru SMA Bakti Ponorogo yakni Suyud, dan Rohmi Yulianingtyas baru saja menyabet medali perak dalam lomba Pembuatan Media Pembelajaran SMA/MA Berbasis TIK Tingkat Nasional, kategori Software Pembelajaran Mandiri (SPM), yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan SMA, Ditjen Manajemen Dikdasmen, Depdiknas.

BUDI SETYAWAN, Ponorogo

Kelebihan dari e-mail (electronic mail) adalah dapat mengirim pesan ke beberapa orang sekaligus. E-mail dapat berupa teks, gambar, file, video, audio, atau program-program lain. Penggunaan e-mail sangat praktis dan ekonomis karena cukup banyak website penyedia layanan e-mail gratis.

Hanya saja, internet bagi sebagian masyarakat masih merupakan barang mahal. Masih banyak pula sekolah di daerah yang hingga kini belum terjangkau akses internet. Hal ini disebabkan belum adanya jaringan telepon dan jasa penyedia layanan internet. Juga terbatasnya perangkat komputer yang dimiliki sekolah serta mahalnya biaya yang harus dikeluarkan sekolah.

Mendesain Software Pembelajaran Mandiri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan judul "Menggunakan Internet untuk komunikasi (e-mail)", dua guru SMA Bakti Ponorogo tersebut berusaha mengupas penggunaan internet untuk komunikasi (e-mail) tanpa harus mengakses internet. "SPM ini dirancang dengan menggunakan program Macromedia Flash MX 2004 Profesional untuk materi pembelajaran," jelas Suyud.

Sedangkan untuk evaluasi dirancang dengan mengunakan bahasa pemrograman Ms. Visual FoxPro versi 9.0, dipaket dalam bentuk CD installer. Materi disajikan dalam bentuk movie/video lengkap dengan petunjuk, narasi, musik, dan juga dalam bentuk lengkah demi langkah (step by step). Mulai dari cara melakukan registrasi e-mail, mengirim e-mail, menerima e-mail, attachment, download attachment file, mengelola e-mail sampai dengan pengunaan password dan antisipasi virus.

Sementara, evaluasi berbentuk pilihan ganda, lengkap dengan skor nilai, predikat, dan keterangan tuntas atau tidak tuntas. "Data nilai bagi siswa yang sudah menempuh ujian akan tersimpan dan dapat dicetak, juga tersedia fasilitas pencarian, soal dan kunci jawabannya," tegas Suyud diamini Rohmi.

Setelah mempelajari materi pada SPM ini, lanjut mereka, diharapkan khususnya siswa, guru ataupun masyarakat umumnya mampu menggunakan internet untuk komunikasi (e-mail). Sementara untuk memahami konsep media pembelajaran harus dipahami terlebih dahulu pengertian media dan pembelajaran.

Menurut mereka saat mempresentasikan karyanya, dalam pembelajaran yang utama adalah bagaimana siswa belajar. "Belajar dalam pengertian aktivitas mental siswa dalam berinteraksi dengan lingkungan yang bersifat relatif konstan," terangnya.

Ternyata, aspek yang menjadi penting dalam aktivitas belajar dan pembelajaran adalah lingkungan. Bagaimana lingkungan ini diciptakan dengan menata unsur-unsurnya sehingga dapat mengubah perilaku siswa. Adapun salah satu unsur dari lingkungan yang mempengaruhi perubahan perilaku tersebut adalah apa yang disebut media.

"Sebab, apabila media pembelajaran dipilih, dikembangkan, dan digunakan secara tepat dan baik, dapat memberi manfaat yang sangat besar bagi para guru dan siswa," paparnya. Secara umum, tegas Suyud, manfaat yang dapat diperoleh adalah proses pembelajaran menarik dan interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar dapat ditingkatkan, dan PBM dapat dilakukan di mana dan kapan saja, serta sikap belajar siswa dapat ditingkatkan.

Yang menarik, dalam makalahnya, mereka juga sempat menyinggung pembuatan media pembelajaran berbasis TIK terdapat norma yakni sedapat mungkin memvisualkan konsep yang dianggap abstrak atau sukar diterima secara deskriptif oleh siswa, dan sedapat mungkin interaktif dengan pengguna. ***
cat:Ponorogo News

Tidak ada komentar: